Juli 25, 2021
dokumentasi API

Manfaat Dokumentasi API Bagi User Dan Developer

Manfaat Dokumentasi API Bagi User Dan Developer

Ada rencana untuk membuat dokumentasi API ? Anda bisa merealisasikannya sesegera mungkin. Dokumentasi ini ternyata bermanfaat untuk tampilan aplikasi yang sedang Anda kembangkan. Apa saja manfaatnya? Seperti yang kita ketahui Bersama, API merupakan bentuk singkat dari Application Programming Interface atau jika diterjemahkan menjadi ‘antarmuka pemrograman aplikasi’. Dengan menggunakan pemrograman ini, produk atau layanan Anda bisa berhubungan dengan produk atau layanan lain tanpa perlu tahu bagaimana penerapannya.

API menjadi bagian paling penting dalam pengembangan aplikasi di era ini. Dengan memanfaatkan API, Anda bisa menghemat waktu dan uang untuk mengelola produk yang sudah ada atau merancang alat atau produk baru. Secara rinci, API berperan dalam keluluasaan penyederhanaan desain, administrasi, serta penggunaan aplikasi. Sistem pemrograman ini juga memberikan peluang bagi Developer untuk melakukan inovasi.

Sampai di sini, kita sudah bagaimana pentingnya API. Lalu, apa manfaatnya? Kita akan membahasnya dalama dua sub bab, yakni manfaat untuk developer dan juga manfaat bagi user. Simak informasi lengkapnya berikut ini. Bagi seorang developer, membuat source code bisa dibilang sangat mudah. Pengembang tinggal menggerakkan jari, dan kode-kode pun tercipta. Namun, jika kode tersebut tidak didokumentasikan dengan baik, website pun bisa acak-acakan.

Efeknya mungkin tidak terlalu terasa bagi user. Akan tetapi, pengembang sendirilah yang nantinya akan merasakan kesulitan, terutama saat ingin mengembangkan aplikasinya. Oleh karena itu, proses pendokumentasian API sangat dibutuhkan. Apabila proses dokumentasi baik, seorang developer pun berpeluang untuk menjadi API writer yang professional. Pengembang pun tidak akan susah apabila ingin bekerja sama dengan pihak luar di aplikasi yang ia kembangkan. API bisa menyederhanakan proses penghubungan infrastruktur melalui pengembangan aplikasi berbasis cloud. Meskipun begitu, Anda juga masih bisa berbagi data dengan pelanggan serta user eksternal lainnya.

API bisa menjadi nilai bisnis yang unik dan menjanjikan. Semuanya bergantung pada bagaimana cara Anda mendokumentasikan API. Apabila dokumentasi API dilakukan dengan baik, Anda bisa memonetisasi data milik Anda. Bagi developer, API memang sangat penting sehingga perlu didokumentasikan dengan baik. Lalu, bagaimana dengan user? Apakah API juga mempengaruhi user?

Umumnya, hal-hal terkait API memang tak begitu berpengaruh terhadap user. Pelanggan Anda tak perlu tahu dapur aplikasi seperti apa. Namun, pendokumentasian API pun memiliki efek yang bisa dirasakan oleh user. API berkaitan dengan user interface. Dokumentasi yang baik akan menghasilkan tampilan yang baik juga bagi user. Sistem informasi di dalam aplikasi pun bisa lebih mudah.

Kemudian, karena API berfungsi untuk menjembatani hubungan antaraplikasi, pengguna pun bisa dengan mudah menghubungkan aplikasi Anda dengan aplikasi lain. Dalam kegidupan sehari-hari, contoh penggunaan API adalah ketika pengguna menggunakan Chrome untuk membaca berita. Mereka bisa membagikan artikel ke Facebook. Mereka hanya perlu menggunakan akses login untuk menghubungkan beberapa aplikasi sekaligus. Karena API sangat penting bagi developer dan user, tidak ada salahnya untuk mulai mendokumentasikannya dengan rapi.

Anda bisa menggunakan beberapa tools generator untuk memudahkan prosesnya. Tools Generator yang bisa dipakai untuk pendokumentasian API adalah apidocjs, Slate, dan swagger. Anda bisa mempelajari tools generator tersebut untuk menentukan mana yang paling baik. Manfaat dokumentasi API yang sangat banyak harus segera dipahami oleh para developer. Dengan begitu, proses pengembangan aplikasi pun akan lebih mudah. Kamu pun bisa memperbesar peluang-peluang yang menguntungkan lainnya.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Black Friday Promo Hosting Unlimited Indonesia