Juli 23, 2024
aplikasi trading saham

Menggunakan Fitur Riwayat Transaksi di Aplikasi Tradesmart untuk Analisis dan Pelaporan

Menggunakan Fitur Riwayat Transaksi di Aplikasi Tradesmart untuk Analisis dan Pelaporan

Terdapat banyak fitur di aplikasi trading saham yang membantu trader dalam bertransaksi, salah satunya fitur riwayat transaksi. Setiap akun dapat melihat data history dari saham-saham yang sudah dibeli.

Selain itu, riwayat transaksi juga membantu investor maupun trader dalam mengevaluasi kinerja portofolio saham. Bagaimana cara menggunakan fitur tersebut? Berikut penjelasan selengkapnya.

Cara Melacak dan Menganalisis Kinerja Saham Berdasarkan Riwayat Transaksi

Riwayat transaksi atau data historis saham memiliki kegunaan penting untuk melacak dan menganalisis kinerja saham. Smart People dapat memanfaatkan riwayat transaksi untuk hal-hal berikut.

1. Analisis Tren

Smart People bisa mulai menganalisis tren kinerja dari suatu saham. Apakah tren saham tersebut secara keseluruhan menunjukan tren yang naik, turun, atau mendatar. Pola historis yang ada di riwayat transaksi dapat membantu Smart People mengambil keputusan cut loss atau hold.

Apabila riwayat transaksi menujukan portofolio yang merah, Smart People perlu berani mengambil tindakan. Pertimbangkan untuk cut loss jika tren saham menurun dan tidak memiliki potensi harganya akan naik atau membaik.

Namun, Smart People tetap harus mempertimbangkan analisis lainnya agar dapat mengambil keputusan yang tepat. Misalnya dari riwayat transaksi terlihat suatu saham yang mengalami tren menurun tetapi saham tersebut adalah bluechip. Smart People mungkin perlu wait and see karena saham memiliki potensi besar untuk kembali menanjak.

2. Membaca Pola Musiman dan Siklus

Riwayat transaksi juga menunjukkan profit atau loss dari saham-saham tertentu. Smart People dapat menggunakannya untuk menganalisis kinerja saham terkait siklus pasar.

Misalnya, saham hotel yang mungkin mengalami peningkatan selama musim liburan. Analisis ini sangat berguna bagi investor maupun trader untuk menentukan strategi agar memberikan imbal hasil yang lebih tinggi.

3. Backtesting

Backtesting atau pengujian kembali memungkinkan investor menyesuaikan strategi dan manajemen risiko sebelum mengaplikasikan ke dalam perdagangan. Berdasarkan riwayat transaksi, Smart People dapat melakukan pengujian ini dengan mengevaluasi kinerja saham dalam kondisi pasar yang berbeda.

Bisa dilihat dari catatan histori, apakah pergerakan harganya relatif sama seperti sebelumnya atau lebih sulit untuk diprediksi. Trader dapat lebih berhati-hati dalam memilih saham dan menentukan waktu yang tepat untuk membeli atau menjual saham dengan mempertimbangkan informasi tersebut.

4. Melihat Profit/ Loss

Riwayat transaksi juga membantu trader untuk melacak saham apa saja yang memberikan imbal hasil yang bagus. Di aplikasi trading saham bisa dilihat profit (keuntungan) atau loss (kerugian) dari setiap saham atau aset yang Smart People miliki.

Bahkan informasi ini dapat diekspor ke PDF dan Excel sehingga lebih mudah untuk dianalisis lebih lanjut. Investor atau trader dapat mempelajari kinerja portofolio mereka untuk disesuaikan kembali dengan tujuan meminimalisir risiko dan memaksimalkan potensi imbal hasilnya.

5. Analisis berbagai saham

Dalam riwayat transaksi bukan hanya satu atau dua saham, tetapi seluruh saham yang diperdagangkan Smart People melalui aplikasi. Fitur seperti ini yang akan memudahkan investor dalam mengevaluasi kinerja portofolio mereka.

Jika terlihat hijau, Smart People bisa mengembangkan portofolio dengan diversifikasi saham. Diversifikasi ini sangat penting untuk mengurangi potensi risiko karena aset tersebar di beberapa saham berbeda.

Manfaat Fitur Riwayat Transaksi untuk Membuat Laporan Keuangan

Kegunaan riwayat transaksi bukan hanya untuk mengetahui kinerja saham tetapi juga membuat laporan keuangan. Bagaimana caranya?

1. Menunjukan volume perdagangan

Riwayat transaksi dapat digunakan untuk membantu investor membuat laporan keuangan berdasarkan volume transaksi. Fitur ini menunjukkan volume transaksi jual atau beli saham sehingga Smart People dapat menghitung keseluruhannya.

Saham apa saja yang dibeli, dijual, dan yang masih dipertahankan. Smart People bisa mengetahui aset yang dimiliki berdasarkan riwayat transaksi untuk periode tertentu.

2. Informasi profit/ loss

Selain riwayat jual-beli saham, fitur ini juga menyuguhkan informasi profit/ loss dari masing-masing saham. Jika Smart People memiliki portofolio yang beragam, informasi profit/ loss sangat membantu untuk melihat kinerja masing-masing saham.

Kemudian, dapat digunakan untuk membuat laporan keuangan. Berapa keuntungan atau imbal hasil yang diperoleh dari investasi atau trading pada periode tertentu dan berapa kerugian atau loss yang harus ditanggung.

3. Riwayat transaksi bisa diekspor dalam bentuk file

Bukan hanya melihat riwayat transaksi di aplikasi trading saham, Smart People juga bisa mengunduh data tersebut untuk diekspor dalam bentuk file lain seperti PDF atau spreadsheet Excel. Jadi, lebih mudah untuk mengakses informasi ini tanpa harus bolak-balik buka aplikasi.

Trader dapat memperoleh wawasan tentang kinerja sahamnya dan membangun portofolio yang lebih kuat. Memungkinkan trader untuk memperhitungkan aset yang dimiliki.

Riwayat transaksi menjadi informasi yang berharga untuk trader dan investor menilai kinerja saham mereka. Ingin belajar analisis kinerja saham lebih banyak lagi, segera Download aplikasi RHB Tradesmart ID di Play Store dan App Store. Ada banyak fitur di dalam aplikasi yang dapat digunakan untuk meningkatkan kemampuan trading Smart People.

Demikian ulasan mengenai fitur riwayat transaksi yang bisa jadi sumber informasi untuk menilai kinerja saham. Salah satu fitur aplikasi trading saham ini penting untuk membantu trader mengidentifikasi tren, memahami dinamika pasar, dan pola pergerakan harga saham yang mereka miliki.

Referensi:

Ayodeji M. Olumofe. 2023. “Analyzing Historical Stock Data: Unveiling the Secrets of Market Trends”. Linkedin.com

Khoirul Anam. 2023. “Portofolio merah! Perlu Cut Loss atau Tidak?”. Cnbcindonesia.com

Cermati. 2022. “Kapan Sebaiknya Trader Harus Hold dan Cut Loss Saham?”. Cermati.com

Rivan Kurniawan. 2019. “Mengatur Portofolio yang Baik dan Benar”. Finansialku.com

Muhammad Ibrahim. 2023. “Cara Mengatur Kembali Portofolio Investasi agar Cuan Maksimal”. Infobanknews.com